Minggu, 08 April 2012

Ekosistem & Komponennya


Standar Kompetensi    : 7. Memahami salin ketergantungan dalam ekosistem
Kompetensi Dasar       : 7.1 Menentukan ekosistem dan saling hubungan antara kompoen
                                           ekosistem


A.      Pengertian Ekosistem
Dalam suatu habitat, selain terdapat berbagai jenis makhluk hidup (komunitas) terdapat juga benda-benda seperti air, tanah, pasir, cahaya matahari, dan udara. Di antara anggota komunitas dan benda-benda tersebut terjadi hubungan yang saling mempengaruhi. Kesatuan ini membentuk sistem ekologi atau disebut ekosistem (lihat gambar berikut)



Eksosistem adalah kesatuan komunitas dengan lingkungan hidupnya yang membentuk hubungan timbal balik.


 Berdasarkan proses terbentuknya, ekosistem dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
a)      Ekosistem alami
Ekosistem alami adalah ekosistem yang terbentuk secara alamiah, misalnya danau, rawa, laut, hutan, padang rumput, dan sungai (lihat gambar di samping).






b)      Ekosistem buatan

Ekosistem buatan adalah ekosistem yang sengaja dibuat oleh manusia, misalnya waduk, sawah, kolam, dan akuarium (lihat gambar di samping contoh ekosistem buatan).






B.     Komponen-komponen Ekosistem
Ekosistem terdiri dari komponen-komponen penyusunnya yang berupa produsen, konsumen, penurai, dan benda-benda. Dalam suatu ekosistem terdapat dua penyusun (komponen) sebagai berikut :
1.    Komponen Abiotik
Abiotik berasal dari kata a dan biotik, a artinya tidak atau tanpa dan biotik artinya hidup. Jadi, abiotik artinya semua benda tak hidup yang terdapat dalam suatu ekosistem. Misalnya, air, tanah, batu, pasir, udara, cahaya, suhu, kelembapan, dan gaya tarik bumi.
2.    Komponen Biotik
Semua hewan dan tumbuhan yang terdapat dalam suatu eksoistem merupakan komponen biotik. Menurut peranannya, komponen ini dibedakan menjadi 3 golongan :
a)      Produsen (penghasil)
b)      Konsumen (pemakai)
c)      Dekomposer (pengurai)

a)      Produsen
Produsen adalah golongan makhluk hidup yang dapat menghasilkan makanannya sendiri. Golongan ini adalah semua tumbuhan tumbuhan yang mempunyai klorofil (zat hijau daun). Dengan bantuan sinar (matahari), tumbuhan melakukan fotosintesis yang menghasilkan karbohidrat dan oksigen.
b)     Konsumen
Konsumen adalah kelompok makhluk hidup yang tidak dapat membuat makanannya sendiri. Kelompok ini meliputi semua hewan dan manusia. Oleh karena itu, untuk memperoleh zat makanan, hewan dan manusia memakan tumbuhan atau hewan lain. Misalnya, ulat makan daun, burung betet makan ulat, dan elang makan burung betet. Untuk memperoleh makanannya, konsumen sangat bergantung pada produsen, baik secara langsung maupun tidak langsung.
 Setiap hewan yang makan tumbuhan secara langsung dinamakan konsumen tingkat I. Misalnya ulat yang makan daun ; ulat disebut konsumen tingkat I. Hewan yang makan konsumen tingkat I disebut konsumen tingkat II. Misalnya, burung yang makan ulat; burung disebut konsumen II, dan seterusnya. 

c)      Dekomposer (pengurai)


            Pengurai bertugas menguraikan kembali zat yang terdapat dalam makhluk hidup yang sudah mati. Makhluk hidup yang berperan sebagai pengurai adalah bakteri dan jamur yang bersifat saprofit. Makhluk saprofit merupakan makhluk yang hidup pada sampah atau sisa makhluk hidup.
             Dengan adanya bakteri dan jamur saprofit, hewan dan tumbuhan yang mati dibusukkan. Zat-zat yang menyusun tubuh diuraikan menjadi zat sederhana dan diekmbalikan ke lingkungan. Dengan demikian, lingkungan kita tidak ditimbuni oleh sampah tumbuhan dan hewan yang mati.
               Jadi, dapat disimpulkan bahwa produsen dibutuhkan oleh konsumen I, konsumen I dibutuhkan oleh konsumen II, konsumen II dibutuhkan oleh konsumen III, dan seterusnya. Produsen dan konsumen yang mati akan diuraikan oleh pengurai.
B.    



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar